Thursday, August 15, 2019

Gaya Traveling Anak Muda Generasi Milenial

Gaya Traveling Anak Muda Generasi Milenial

Gaya Traveling Anak Muda Generasi Milenial
Gaya Traveling Anak Muda Generasi Milenial

MetroNews777 - Generasi milenial dikenal sebagai generasi yang suka bertualang. Dari traveling, mereka mendapatkan kesenangan dan pengalaman. Tak jarang juga, milenial menjadikan traveling sebagai pilihan gaya hidup.


Jadi, tak heran kalau rute perjalanan nasional maupun internasional didominasi oleh anak muda generasi milenial. Seperti apa gaya mereka saat mengeksplor keindahan dunia?

Memilih pengalaman daripada barang
Generasi milenial adalah kumpulan orang yang ketika traveling, lebih mementingkan pengalaman daripada membeli suatu barang. Mereka tak segan untuk menghabiskan banyak uang untuk “membeli” pengalaman daripada membeli sebuah barang.

Jadi, tak heran bila generasi milenial lebih banyak menghabiskan bujet jalan-jalannya untuk mengikuti tur atau kegiatan yang bisa dikenang atau diceritakan pada orang lain. Mereka justru akan menyisihkan sedikit bujet liburan untuk membeli barang atau buah tangan. Agen Domino99

Menjelajah Hanoi, mengunjungi Machu Picchu, mendaki gunung dan melihat sunrise, serta naik roller coaster di sebuah taman hiburan, adalah kegiatan traveling yang sangat disukai oleh milenial.

Mereka juga akan memilih ikut tur bersejarah atau ke sebuah desa adat, ketimbang membeli pakaian, sepatu, atau benda lain ketika jalan-jalan.

Bisa dikatakan bahwa tujuan utama traveling para milenial ini adalah aktivitas yang memberikan pengalaman baru, bukan sebuah barang baru. Mereka bepergian untuk sebuah experience, bukan mengejar sebuah barang,

Menonton konser atau wisata alam
Mengingat milenial adalah generasi yang sangat peduli terhadap pengalaman dari suatu perjalanan, maka ada dua aktivitas yang menjadi favorit mereka; menonton konser dan wisata alam. Dua hal ini merupakan tujuan traveling yang mampu membuat milenial mau menyisihkan banyak bujet perjalanan.
Baca Juga : Zodiak yang Suka Menyimpan Dendam
Mereka tidak akan berpikir dua kali ketika harus menonton konser artis favorit mereka ke luar negeri, atau ditawari kesempatan untuk menjelajah padang luas di Afrika.

Tak peduli berapa banyak konser atau wisata yang pernah milenial jelajahi, jika generasi ini memiliki banyak uang, bukan tidak mungkin uang tersebut akan dihabiskan separuh lebihnya untuk merencanakan perjalanan. Mereka adalah generasi yang selalu haus pengalaman baru, daripada memiliki banyak barang baru.

Pengaruh konten media sosial
Ternyata, tujuan untuk mendapatkan pengalaman dari sebuh perjalanan yang dilakukan oleh milenial ini tak lepas dari dorongan media sosial. Saat ini media sosial banyak lebihnya menjadi pusat kehidupan milenial.

Tidak ada satu hari pun terlewat tanpa melihat dan mengunggah sesuatu di media sosial. Oleh karena itu, saat traveling milenial memilih kegiatan yang bisa diabadikan dan diunggah sebagai konten media sosial, dan jawaban dari ini adalah aktivitas traveling yang memberikan banyak pengalaman.

Coba bayangkan, ketika traveling dengan tujuan membeli sebuah sepatu atau pakaian hingga ke luar negeri, ada berapa foto yang bisa diunggah ke media sosial? Mungkin hanya tiga atau empat foto yang memperlihatkan Anda sedang belanja. Agen BandarQ

Berbeda kalau Anda traveling untuk mengikuti sebuah tur atau menjelajahi sebuah negara, ada puluhan atau bahkan ratusan foto yang bisa diambil.

Jadi bisa terlihat jelas mengapa milenial sangat senang dengan liburan yang memiliki banyak aktivitas dan menjelajah. Mereka bisa mendapatkan banyak foto atau video untuk diunggah di media sosial.

Mengejar tiket promo dan open trip
Walaupun milenial senang traveling, uniknya yang memiliki bujet pas-pasan. Sehingga, mereka senang ketika ada promo tiket penerbangan atau open trip ke suatu negara yang bisa meng-cover beberapa tujuan sekaligus, namun dengan biaya yang lebih murah.

Milenial akan rajin mengecek tiket penerbangan untuk mendapatkan harga termurah sehingga bisa mengunjungi suatu negara dengan biaya yang mepet. Saat berwisata pun, milenial lebih memilih untuk menggunakan transportasi umum daripada kendaraan pribadi untuk menghemat biaya.
Share:

0 comments:

Post a Comment